Rabu, 14 Agustus 2013 17:47 WIB | Ditulis Oleh Redaksi | Dibaca: 582 Kali Wartalumajang.com –
Badan
Penanggulalangan
Bencana
Daerah
(BPBD) Lumajang
menghimbau
kepada
masyarakat
yang
berwisata ke
pantai untuk tidak mandi di pantai. Hal ini disebabkan, dalam beberapa hari terakhir kawasan pantai selatan Lumajang diserang hewan laut ubur- ubur. Hewan beracin ini terbukti tela meracuni belasan wisatawan, hingga kemudian harud dirawat di Puskesmas. Kepala BPBD Lumajang Rochani S.Sos mengatakan, hingga saat ini sudah ada 15 korban yang harus mempeorleh perawatan dokter akibat terkena racun ubur-ubur di Pantai Bambang Pasirian. Dari 15 korban ubur-ubur ini, adalah sembilan anak- anak dan enam orang dewasa. 15 warga ini sempat dirujuk ke Puskesmas Pasirian namun setelah kondisinya normal kembali, semianya sudah dipulangkan kerumah-masing- masing. “Dari peristiwa ini tidak ada korban jiwa sama sekali,” katanya, Rabu (14/8). Dampak dari sengatan ubur-ubur beracun ini akan berakibat rasa gatal dan panas di kulit yang tersengat. Bahkan jika terlampu parah, maka korban akan mengalami sesak napas. Kalau sudah begini maka korban dihimbau untuk memperoleh perawatan di rumah sakit. Jika orang dewasa biasanya masih bisa sedikit menahan sakit. Namun, jika yang terkena sengatan adalah anak-anak, maka bisa jadi anak-anak tersebut akan menangis menjadi-jadi karena merasakan gatal dan panas yang teramat sangat. Menyikapi masalah ini, BPBD berkoordinasi dengan tim SAR, Dinkes untuk memasang papan peringatan larangan mandi di laut. “Silahkan berwisata ke pantai, tapi kami himbau jangan mandi,” katanya. Ada beberap titik pantai selatan dari Kecamatan Tempursari hingga Yosowilangun yang menjadi pusat rekreasi warga. Himbauan-himbauan tersebut akan dipasagan hampir diseluruh pantai yang menjadi pusat rekreasi warga. Selain memberikan himbauan secara tulisan, upaya yang lain yang dilakukan BPBD ialah menghimbau langsung kepada para pengunjung untuk tidak mandi atau bermain-main di bibir pantai. “Ini sangat berbahaya bagi keselamatan warga,” ujarnya lagi.